Sabtu, 25 Februari 2012

About Avril Lavigne


Avril Lavigne

          Avril Ramona Lavigne or we usually called her ‘Avril lavigne’. I was born on September 27th 1984 in Belleville, Ontario. My father, Jean-Claude Lavigne, and my mother is Judith-Rosanne. She is the second child in her family. Since she was child, she has liked singing. Her parents were supported of her singing, so her father bought her microphone, a keyboard, several guitars for her.
          When he was fourteen years old, she has performed in one of karaoke place. She sang of songs by Garth Brooks, The Dixie chicks, and Shania Twain. She also began writting her own songs. Her first song was called “Can’t Stop Thingking About you”. That song is about a teenage crush, which she described as “Cheesy Cute”.
          In 1998, she won a radio contest to perform with a famous singer from Canada. In 1999, she met with Cliff Fabri. He is a professional manager who sent out of Avril Lavigne’s home performances to several music industry. In 2000, where she wrote a song was title “Why”. It was on a subsequent trip to New York that Lavigne was noticed by Arista Records.
          Lavigne would go on to sell more than 30 million copies of her albums worldwide, becoming one of the top-selling artists releasing albums in the U.S., with over 10.25 million copies certified by the RIAA. In 2009, Billboard named Lavigne the 10 pop artist in the "Best of the 2000’s" chart, and she was listed as the 28th overall best act of the decade based on album sales, chart success, and cultural relativity in the U.S.
          Her music is prounanced by over the top posturing of her performance on stage. Beside he can sing well, she also usually writes her own song is behind by her experiances of her life. Beside that, she also become a clothe designer. She is young, smart, beautifull, and very talented woman.  

How Earthquakes Happen


How Earthquakes Happen
                                         
Earthquake is one of the most destroying natural disasters. Unluckily it often happens in several regions. Recently a horrible earthquake has shaken West Sumatra. It has brought great damages. Why did it occur? Do you know how an earthquake happens?

Earthquakes are usually caused when rock underground suddenly breaks along a fault. This sudden release of energy causes the seismic waves. It make the ground shake. When two blocks of rock or two plates are rubbing against each other, they stick a little. They don't just slide smoothly. The rocks are still pushing against each other, but not moving. After a while, the rocks break because of all the pressure that's built up. When the rocks break, the earthquake occurs.

During the earthquake and afterward, the plates or blocks of rock start moving, and they continue to move until they get stuck again. The spot underground where the rock breaks is called the focus of the earthquake. The place right above the focus is called the epicenter of the earthquake
.

Jumat, 24 Februari 2012

Pengertian, Fungsi, Prinsip, Persamaan dan Perbedaan Bimbingan dan Konseling


PENGERTIAN BK
v Pelayanan bantuan untuk peserta didik baik individu atau kelompok agar mandiri dan berkembang secara optimal dalam hubungan pribadi, social, belajar, karir melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung atasdasar norma-norma yang berlaku.
v Proses interaksi antara konselor dengan klien/konseli baik secara langsung (tatap muka) atau secara tidak langsung (melalui media: internet, telepon) dalam rangka membantu klien agar dapat mengembangkan potensi dirinya atau  memecahkan masalah yang dialaminya.
FUNGSI BK                                          
1. Fungsi Pemahaman
Fungsi Bimbingan dan Konseling membantu konseli agar memiliki pemahaman terhadap dirinya (potensinya) dan lingkungannya (pendidikan, pekerjaan, norma agama). Konseli diharapkan mampu mengembangkan potensi dirinya secara optimal dan menyesuaikan dirinya dengan lingkungan secara dinamis dan konstruktif.
2. Fungsi Pencegahan
fungsi bimbingan dan konseling yang menghasilkan tercegahnya atau terhindarnya peserta didik dari berbagai permasalahan yang timbul dan menghambat proses perkembangannya.
3. Fungsi Pengentasan
fungsi bimbingan dan konseling yang menghasilkan terentaskannya atau teratasinya berbagai permasalahan yang dialami peserta didik.
4. Fungsi Pemeliharaan dan Pengembangan
Fungsi bimbingan dan konseling yang menghasilkan terpelihara dan terkembangkannya berbagai potensi dan kondisi positif peserta didik dalam rangka perkembangan dirinya secara mantap dan berkelanjutan.
5. Fungsi Advokasi
Fungsi bimbingan dan konseling yang menghasilkan kondisi pembelaaan terhadap pengingkaran atas hak-hak dan/atau kepentingan pendidikan.

PRINSIP BK
Prinsip-prinsip Umum
1.Bimbingan berhubungan dengan sikap dan tingkah laku individu yang terbentuk dari kepribadian yang berbagai macam
2.Pemberian bimbingan yang tepat dan sesuai pada individu yang bersangkutan
3.Berpusat pada indivudu yang dibimbing
4.Masalah yang tak dapat diselesaikan di sekolah, diserahkan kepada yang berwenang
5.Identifikasi kebutuhan
6.Fleksibel
7.Bimbingan dipimpin oleh ahli dalam bimbingan dan bekerjasama dengan pembantunya serta mengunakan narasumber
8.Evaluasi rutin terhadap program bimbingan
Prinsip-prinsip Khusus
1.Prinsip yang berkenaan dengan sasaran layanan; (1) non diskriminasi, (2) individu dinamis dan unik (3) tahap & aspek perkembangan individu, (4) perbedaan individual.
2.Prinsip berkenaan dengan permasalahan individu; (1) kondisi mental individu terhadap lingkungan sosialnya, (2) kesenjangan sosial, ekonomi, dan budaya.
3.Prinsip berkenaan dengan program layanan; (1) bagian integral pendidikan, (2) fleksibel & adaptif (3) berkelanjutan (4) penilaian teratur & terarah
4.Prinsip berkenaan dengan tujuan dan pelaksanaan pelayanan; (1) pengembangan individu agar mandiri (2) keputusan sukarela (3) ditangani oleh profesional & kompeten, (4) kerjasama antar pihak terkait, (5) pemanfaatan maksimal dari hasil penilaian/pengukuran. 
PERSAMAAN DAN PERBEDAAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Persamaan Bimbingan dan Konseling
Persamaan antara bimbingan terletak pada tujuan yang hendak dicapai yaitu sama-sama diterapkan dalam program persekolahan, sama-sama berusaha untuk memandirikan individu, dan sama-sama mengikuti norma-norma yang berlaku di lingkungan masyarakat tempat kedua kegiatan itu diselenggarakan.                                                   
Perbedaan Bimbingan dan Konseling
Perbedaan antara bimbingan dan konseling terletak pada segi isi kegiatan dan tenaga yang menyelenggarakan.
Dari segi isi, bimbingan lebih banyak bersangkut paut dengan usaha pemberian informasi dan dan kegiatan pengumpulan data tentang siswa dan lebih menekankan pada fungsi pencegahan, sedangakan konseling merupakan bantuan yang dilakukan dalam pertemuan tatap muka antara dua orang manusia yaitu antara konselor dan klien.
Dari segi tenaga, bimbingan dapat dilakukan oleh orang tua, guru, wali kelas, kepala sekolah, orang dewasa lainnya. Namun, konseling hanya dapat dilakukan oleh tenaga-tenaga yang telah terdidik dan terlatih.
Dengan kata lain, konseling merupakan bentuk khusus bimbingan yaitu layanan yang diberikan oleh konselor kepada klien secara individu.

New

belum banyak yang saya ketahui mengenai blog, tapi sekarang saya akan mulai menjelajahi blog dan berbagi ilmu yang saya dapat kepada kalian semua agar bisa bermanfaat :)